Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017

Pemerintah telah menyusun panduan penilaian kurikulum 2013 edisi revisi 2017 yang berguna sebagai acuan para tenaga pengajar untuk melakukan penilaian terhadap peserta didik. Panduan yang disusun tak hanya mencakup konsep penilaian saja, tapi juga menjelaskan penilaian yang dilakukan oleh pendidik serta satuan pendidikan.

Garis Besar Panduan Penilaian Kurikulum 2013

Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama, panduan penilaian kurikulum 2013  juga menjelaskan mengenai Kriteria Ketuntasan Minimal atau yang disingkat sebagai KKM yang mengacu pada SKL dengan mempertimbangkan karakteristik pelajaran dan peserta didik, serta kondisi pada satuan pendidikan. Penilaian yang dilakukan oleh pendidik meliputi tiga jenis penilaian. Yang pertama adalah penilaian sikap. Teknik untuk penilaian ini dilakukan melalui observasi maupun teknik relevan lainnya seperti penilaian diri dan antar teman. Setelah penilaian sikap dilaksanakan kemudian diolah dan hasilnya dimasukkan ke dalam deskripsi capaian yang meliputi sikap sosial dan spiritual.

Penilaian yang kedua adalah penilaian pengetahuan dengan tujuan mengukur proses serta hasil kompetensi yang telah dicapai oleh peserta didik. Adapun jenis pengetahuan yang dinilai dibagi ke dalam beberapa jenis meliputi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Berbeda dengan penilaian sikap, untuk menilai pengetahuan peserta didik, teknik yang digunakan adalah tes tertulis, tes lisan, dan penugasan. Dalam mengolah nilai pengetahuan, nilai tersebut diperoleh dari penilaian harian, tengah semester, dan akhir semester dengan teknik penilaian yang sesuai kompetensi dasar.

Jenis penilaian yang ketiga pada panduan penilaian kurikulum 2013 adalah penilaian keterampilan dengan tujuan mengukur kemampuan dalam mengaplikasikan pengetahuan untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Penilaian keterampilan ini dilakukan melalui penilaian praktik, produk, projek, serta penilaian portofolio. Tindak lanjut dari hasil penilaian tersebut berupa remedial dan pengayaan bagi siswa.

Selain penilaian yang dilakukan oleh pendidik yang dijelaskan di panduan penilaian kurikulum 2013, ada pula penilaian yang dilakukan satuan pendidikan kepada seluruh peserta didik. Jenis penilaian ini akan dilakukan sebagai penilaian akhir yang berupa ujian sekolah atau ujian madrasah dimana hasilnya akan digunakan untuk menentukan kelulusan peserta didik dari sekolah atau satuan pendidikan tersebut. Bentuk penilaiannya sendiri dilaksanakan pada akhir semester ganjil (PAS / Penilaian Akhir Semester), akhir semester genap (PAT / Penilaian Akhir Tahun), dan saat ujian sekolah (US). Dari proses penilaian tersebut maka akan ditentukan kenaikan siswa serta kelulusan siswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Setelah penilaian dilaksanakan, maka hasilnya akan diolah menjadi nilai rapor, PAS, PAT, dan nilai US.

Pada panduan penilaian kurikulum 2013 jenjang Sekolah Menengah Atas, penilaian yang dilakukan juga tidak jauh berbeda dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama. Penilaian sikap akan dilakukan oleh wali kelas, guru BK dan guru mata pelajaran, sekaligus oleh warga sekolah. Sikap sosial yang hendak diukur meliputi sikap peserta didik untuk jujur, tanggung jawab, disiplin, santun, peduli, dan percaya diri dalam melakukan interaksi dengan lingkungan. Sedangkan untuk penilaian pengetahuan dan keterampilan, teknik yang dilakukan juga serupa dengan jenjang SMP.

Bentuk rapor disajikan dalam sistem kredit semester dan sistem paket. Laporan penilaian sikap dijelaskan dalam predikat maupun deskripsi terkait sikap peserta didik dalam semester tersebut. Sementara itu, hasil penilaian pengetahuan dan juga keterampilan dilaporkan dengan bilangan bulat 0-100, predikat, dan deskripsi singkat.

Jika pada kedua jenjang sebelumnya teknik yang dipakai untuk menilai pengetahuan siswa menggunakan tiga jenis teknik, pada panduan penilaian kurikulum 2013 SMK ada empat jenis dengan menambahkan portofolio. Teknik ini merupakan jenis penilaian berkelanjutan yang menunjukkan perkembangan kompetensi siswa dalam periode tertentu. Tipe portofolio yang bisa dilakukan antara lain portofolio proses, portofolio pameran, dan portofolio dokumentasi. Dalam hal ini, guru bisa menentukan tipe portofolio sesuai karakteristik mata pelajaran atau KD. Pada penilaian keterampilan, jenjang menengah kejuruan tidak memasukkan penilaian produk kedalamnya melainkan jenis penilaian lainnya yaitu praktik kerja lapangan. Ini merupakan program khas jenjang kejuruan dengan tujuan memenuhi kebutuhan siswa sekaligus sarana kontribusi di dunia kerja.

Penilaian untuk praktik kerja para peserta didik adalah kewajiban mitra usaha atau industri, sehingga penilaian diberikan bukan oleh pendidik. Nilai yang didapatkan dari hasil praktik kerja ini akan disampaikan dalam rapor berupa deskripsi. Dicantumkan pula keterangan yang diberikan oleh industri mengenai kinerja siswa selama melakukan PKL yang disampaikan lewat jurnal, sertifikat, atau surat keterangan dari industri tersebut. Itulah penjelasan mengenai panduan penilaian kurikulum 2013 yang merupakan garis besar panduan tersebut.

Download File PDF Terbaru Panduan Penilaian K13 versi Revisi 2017 [SD SMP SMK SMA]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017"

Post a Comment